Oleh : Tarsudi
Kamis, 19 Muharam 1436 H / 12 November 2014
Di tahun – tahun ini saya tidak biasanya
mendapatkan banyak undangan pernikahan dari teman SD, SMP, SMA, tetangga sampai
teman kuliah, tepatnya diantara bulan Djulhijah sampai bulan Muharam, karena
menurut orang tua dulu diantara bulan itu baik untuk melakukan acara
pernikahan. Ntah mungkin karena di seumuranku yang sudah memasuki masa untuk
membangun rumah tangga atau memnag sudah pada ngebet ingin kawiin, yang pasti
semua itu sudah kehendak Allah.
Yang lebih mengejutkan lagi adalah ketika saya
mendapatkan kabar lewat sms dari teman akrabku, dalam pesanya ia tulis “Tar
kita nikah tgl 26..?!”. sayapun tak pake lama langsung menghubunginya lewat
telepon, untuk memastikan apakah dia benar atau cuman bercanda saja. Dan
ternyata dia benar sungguh – sungguh untuk menikah, saya hanya bisa
tersenyum dan mensuportnya dalam memilih
jalan yang Allah sunahkan untuk menikah. Dia adalah salah satu teman lama dan
paling dekat denganku, saya sering berbagi motivasi dan solusi untuk memecahkan
masalah bareng, ya salah satunya yang telah mengajak saya untuk berhenti
bekerja dan memilih untuk kuliah lagi. Alhamdulillah sekarang dia sudah menjadi
Guru yang pernah dia impikan semenjak masih duduk di bangku SMK.
Sayapun sekan tak percaya dengan langkah
cepatnya memilih untuk mengakhiri masa lajangnya, padahal saya dulu sering
bercanda dalam obrolan kecil, saling
tebak untuk masalah jodoh, katanya siapa nantinya yang paling duluan menikah,
teman - teman pada nunjuk saya, karena
menurutnya saya orangnya pendiem biasanya cepet nikahnya”, katanya.
Wallahua’lam, tapi kenyataanya saya masih berdiri tegar sendiri menjadi High
quality jomblo, hehe....!!! karena saya tetap pada pendirian dan tidak mau
terburu – buru, karena dalam pernikahan terdapat pesan yang sakral untuk kita
hormati. Toh, nanti jodoh akan datang dengan sendirinya Tuhan pasti akan
memberi jalan dalam ikhtiarku. Semoga
!!!
“Jodoh bagaikan mengejar bayangan sendiri,
semakin dikejar maka semakin menjauh, ketika berhenti akan datang mendekap”
Mungkin pepatah diatas salah satu Indikasi ada
peran Allah dalam menentukan jodoh, tapi semua itu harus ada proses dari kita
untuk berikhtiar, ada hukum kehidupan yang kita kenal, “tak kenal maka tak
sayang, tak sayang maka tak cinta”, Artinya untuk memperoleh pasangan hidup
maka kita harus ada proses interaksi terlebih dahulu, jadi sangatlah tidak
mungkin kalau seorang berdiam diri dirumah, tanpa berinteraksi atau
bermualamalah dengan lawan jenis akan berharap dapat jodoh.
Jodoh kita berada di tempat dimana kita berada
dengan tingkat intensitas yang tinggi, apabila kita sering nongkrong di Club
maka kita akan memperoleh jodoh kita ada ditempat dimana kita nongkrong, kalau
kita kerja dirumah sakit ya setidaknya dapat jodoh dari sekitar kerjaan Rumah
sakit, seperti ungkapan yang kita sering dengar, “kalau kita bergaul
dengan tukang minyak wangi, kita akan kecipratan wanginya”, tapi bagiku
itu hanya bumbu – bumbu proses saja dalam mendapatkan jodoh, karena masih
banyak orang yang mendapatkan jodoh tanpa harus berkecimpung dalam satu
pergaulan or pekerjaan. Karena apapun itu, jodoh merupakan cerminan pribadi,
kalau kitanya baik ya Insha Allah pasti akan dapat jodohnya yang baik. Begitu
juga ketika menentukan jodoh, kalau ingin mendapatkan Akhwat sholeha, ya kita
harus pergi ke majelis Ta’lim bukanya keBar atau ke Club. Bukankah begitu kawan
?
So, jodoh ditangan siapa ? ya ditangan Tuhan,
tapi kalau ga kita jemput ya ditangan Tuhan tersus...!!! Jadi jangan bingung
lagi ketika memikirkan maslah jodoh. OK
Mungkin itulah kata – kata terakhir dari
penulisan artikel singkat ini, Semoga bermanfaat....!!!!
Buat teman seperjuanganku selamat atas
kehidupan baru_mu nanti, semoga Allah melancarkan proses pernikahanya, maaf
kawan saya tidak bisa hadir nanti karena terhalang dengan tuntutan pekerjaan
yang membuatku tak bisa bergerak bebas seperti yang dulu apa kita lakukan,
Insha Allah pada waktunyapun saya akan menyusul. Semoga...!!!
For : Saprol / Aprudin
“Baraqallah lakuma wabaraqah alaiquma,
wajama’a baina kuma bil khoer”
Refrensi : sumber eramuslim.com
Wassalamualaikum wr.wb

Tidak ada komentar:
Posting Komentar